KABUPATEN MEMPAWAH – Warga RT 002/RW 001, Dusun Keranji, Desa Parit Bugis, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, mengapresiasi terealisasinya peningkatan kualitas jalan lingkungan di wilayah mereka.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Perbaikan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Permukiman yang dilaksanakan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Barat melalui APBD Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2026.
Pekerjaan dengan nama Peningkatan Kualitas Permukiman Gang Idaman RT 002/RW 001 Desa Parit Bugis, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp134.475.000 dengan waktu pelaksanaan 45 hari kalender.Pekerjaan ini dilaksanakan oleh CV Margo Bhakti.
Ketua RT 002/RW 001 Dusun Keranji, Desa Parit Bugis, Hasanudin, mengatakan, peningkatan jalan tersebut berawal dari aspirasi warga yang disampaikannya saat kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, H. Noval Nofiendra, S.H.
Saat itu, Hasanudin menyampaikan kebutuhan perbaikan jalan gang yang berada di lingkungan RT yang dipimpinnya.
“Berawal dari reses Bapak H. Noval Nofiendra, saya mewakili warga menyampaikan pengajuan perbaikan jalan gang yang ada di lingkungan wilayah kerja saya,” kata Hasanudin, Senin (14/9/2026).
Ia mengatakan, aspirasi tersebut mendapat respons positif dan akhirnya dapat direalisasikan pada tahun 2026.
“Alhamdulillah, usulan kami akhirnya terakomodasi dan terealisasi tahun ini. Tentu saya selaku ketua RT mewakili warga mengucapkan ribuan terima kasih atas kepedulian dan perhatian terhadap usulan kami,” ujarnya.
Hasanudin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, khususnya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, atas pelaksanaan pekerjaan tersebut.
“Terima kasih juga kami sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dalam hal ini Dinas Perkim Provinsi Kalbar, atas terlaksananya kegiatan ini,” katanya.
Pelaksana Berkoordinasi dengan Warga
Sebelum pekerjaan dimulai, kata Hasanudin, pihak pelaksana terlebih dahulu berkoordinasi dengan dirinya selaku ketua RT, termasuk terkait kebutuhan tempat untuk mendukung proses pengaspalan.
“Sebelum mulai pengerjaan, pelaksana meminta izin kepada saya selaku ketua RT dan meminta bantuan mencarikan tempat untuk kegiatan pengaspalan,” jelasnya.
Hasanudin kemudian berkoordinasi dengan pengurus masjid di sekitar lokasi untuk penggunaan tempat sebagai lokasi sementara penyimpanan material dan peralatan.
Ia juga meminta izin kepada warga untuk menggunakan halaman rumah sebagai tempat memasak aspal.
“Saya langsung konfirmasi kepada pengurus masjid untuk tempat menyimpan bahan-bahan dan kuali sementara. Sebelum kegiatan dimulai, saya juga meminta izin kepada warga untuk menggunakan halaman mereka sebagai tempat memasak aspal,” ungkapnya.
Menurut Hasanudin, koordinasi tersebut berjalan dengan baik dan mendapat dukungan masyarakat.
“Saya rasa masyarakat tidak keberatan. Bahkan masyarakat merasa bersyukur karena jalan gang kami sekarang sudah mulus lagi,” tuturnya.
K3 Menjadi Perhatian
Selain hasil pekerjaan, Hasanudin turut mengapresiasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama proses pengerjaan.
Menurutnya, prosedur keselamatan menjadi hal penting dalam pekerjaan pengaspalan, terutama karena melibatkan material panas, peralatan kerja dan aktivitas pekerja di lingkungan permukiman.
“Prosedur, aturan dan K3 sudah kami terapkan selama pengerjaan. Alhamdulillah, warga juga mengapresiasi setinggi-tingginya,” kata Hasanudin.
Ia menilai penerapan K3 tidak hanya penting bagi para pekerja, tetapi juga untuk menjaga keselamatan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi pekerjaan.
Koordinasi antara pelaksana dan masyarakat pun dilakukan agar proses pengerjaan dapat berjalan aman, tertib dan tidak mengganggu aktivitas warga secara berlebihan.
Jalan Lama Rusak Kembali Diperbaiki
Hasanudin menjelaskan, jalan Gang Idaman dan Gang Masjid tersebut sebenarnya sudah memiliki permukaan aspal. Namun, seiring waktu, kondisi jalan mengalami kerusakan sehingga diperlukan peningkatan kualitas.
Dengan adanya pekerjaan tersebut, permukaan jalan kembali diperbaiki dan diaspal sehingga kondisinya menjadi lebih baik dan nyaman dilalui masyarakat.
“Jalan kami sebelumnya memang sudah diaspal, tetapi kondisinya sudah rusak. Sekarang setelah diperbaiki dan diaspal kembali, alhamdulillah jalan menjadi mulus dan lebih nyaman digunakan warga,” ujarnya.
Ia berharap perhatian terhadap infrastruktur lingkungan dapat terus berlanjut, khususnya untuk jalan-jalan permukiman yang menjadi akses utama masyarakat.
“Harapan kami, perhatian terhadap jalan-jalan lingkungan seperti ini terus dilanjutkan, karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Penerbit : HalloKalbar.com
