KABUPATEN MEMPAWAH –Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat terpantau semakin pekat dan berbahaya pada Senin (14/09/26) pagi.

Jarak pandang di wilayah tersebut dilaporkan hanya mencapai 0,1 KM Sampai dengan 1 KM.

Dandim 1201 Mempawah Letkol CZI Ali Isnaini Mengatakan Akibat dari kondisi tersebut pasukan dari Negeri sakura yang saat ini berada di Pelabuhan Kijing, Mempawah hanya dapat melakukan kegiatan perawatan terhadap peralatan.
“Hari ini tentara dari jepang hanya melakukan kegiatan maintenace di tempat (dermaga) karna jarak pandang hanya mencapai 0.1 samao dengan 1 KM,”ujar dandim kepada hallokalbar.com.

Dandim Menambahkan,Kondisi kabut asap ini belum memenuhi standar keselamatan untuk dilakukannya uji terbang atau test flight helikopter milik Pasukan Jepang.

“Jadi dengan kondisi ini belum memenuhi syarat untuk pasukan jepang untuk melakukan uji terbang”tambahnya.

Diketahui terdapat sebanyak Tiga unit hellikopter CH 47 Chinook siap membantu misi kemanusian di kalbar.

Sebelumnya, kapal Besar JS Kunisaki milik jepang bersandar di Terminal kijing Kabupaten mempawah Mempawah pada kamis (10/09/26) untuk membantu penanggulangan Karhutla di Kalimantan Barat. Namun, pekatnya kabut asap membuat operasional udara belum dapat dilakukan.

 

Penerbit :HalloKalbar.com