KABUPATEN BENGKAYANG-PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) bergerak cepat menerjunkan Emergency Response Team (ERT) untuk menanggulangi kebakaran hebat yang menghanguskan 50 rumah toko (ruko) di Pasar Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, Kamis (20/8) malam.

Occupational Health & Safety Specialist PT BAI sekaligus Komandan ERT, Dodi Heri Purnama, membeberkan kronologi dan langkah taktis timnya dalam membantu penanganan musibah yang terjadi sesudah waktu Magrib tersebut.

“Kami menerima laporan darurat sekitar pukul 18.15 WIB. Tanpa menunda waktu, tim ERT PT BAI langsung meluncurkan armada pemadam berkapasitas besar beserta personel ke lokasi kejadian,” ungkap Dodi saat diwawancarai, Jumat (21/8/2026).

Menurut Dodi, kondisi di lapangan sangat krusial karena kobaran api cepat membesar di area pertokoan yang rapat. Api diduga berasal dari salah satu ruko di bagian tengah deretan bangunan dan berpotensi merembet ke pemukiman warga di sekitarnya.

“Tiba di lokasi, prioritas utama kami adalah melakukan blokade perambatan api. Karena posisi ruko sangat rapat, ERT BAI berfokus menyiram titik-titik penyekat di sisi luar agar api tidak menjangkau area pemukiman yang lebih luas,” jelas Dodi.

Ia menambahkan bahwa koordinasi lapangan berjalan sangat intensif bersama sekitar 60 unit damkar gabungan dari berbagai daerah, mulai dari Singkawang, Pemangkat, Sambas, hingga Mempawah dan Pontianak.

“Kerja sama di lapangan sangat solid. Tim BAI menyuplai ketersediaan air dan membagi area pemadaman bersama rekan-rekan relawan lain. Sinergi inilah yang membuat api berhasil kita isolasi,” tambahnya.

Proses pemadaman hingga pendinginan lokasi berlangsung ketat hingga dini hari. Dodi Heri Purnama menegaskan bahwa kehadiran PT BAI dalam musibah ini merupakan wujud komitmen keselamatan dan kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar area operasional.

“Bagi PT BAI, keselamatan masyarakat di sekitar area operasional adalah prioritas. ERT kami tetap bersiap di lokasi hingga proses pendinginan selesai total dan situasi dinyatakan benar-benar aman,” tutup Dodi.

Kepala Desa Sungai Duri, Heriyanto, turut mengonfirmasi besarnya dampak kejadian ini serta pentingnya dukungan tim pemadam, termasuk dari pihak swasta seperti PT BAI.

“Informasi sementara ada 48 ruko yang terbakar. Penyebab pastinya masih diselidiki. Kami sangat mengapresiasi bantuan cepat dari seluruh tim pemadam yang datang dari berbagai daerah,” ujar Heriyanto.

 

Penerbit :HalloKalbar.com