KABUPATEN MEMPAWAH – Maraknya kebakaran rumah dan ruko akibat korsleting listrik membuat PLN Unit Layanan Pelanggan ULP Mempawah bergerak cepat. PLN mengimbau seluruh pelanggan untuk segera mengganti instalasi listrik yang sudah tua dan tidak standar.

Manager PLN ULP Mempawah, Deni Putra Jaya, mengatakan mayoritas kasus kebakaran yang terjadi di wilayah kerja PLN ULP Mempawah dipicu arus pendek atau korsleting listrik.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan membiarkan rumah Anda menjadi korban bencana kebakaran berikutnya. Karena mayoritas kasus kebakaran di permukiman rumah atau ruko dipicu satu hal yang sering diabaikan, yaitu arus pendek atau korsleting listrik,” ujar Deni, Selasa 23 Juni 2026.

Ia menjelaskan, penggunaan kabel tidak standar dan instalasi listrik yang sudah berusia tua menjadi “bom waktu” yang siap meledak kapan saja.

Untuk mencegah kebakaran akibat korsleting, PLN ULP Mempawah meminta masyarakat segera memeriksa dan mengganti instalasi listrik di rumah masing-masing.

3 Langkah Aman Hindari Korsleting Menurut PLN:
Perbarui instalasi listrik secara berkala, terutama untuk rumah yang usianya di atas 10-15 tahun.
Hindari menumpuk steker berlebihan pada satu stop kontak.
Gunakan material berstandar SNI dan panggil teknisi listrik berpengalaman serta tersertifikasi saat pemasangan atau perbaikan.

Pelanggan juga diimbau tidak menunda perbaikan jika menemukan tanda-tanda instalasi rusak seperti lampu berkedip, stop kontak panas, atau bau hangus.

“Mari segera ganti instalasi listrik anda guna menjaga kenyamanan dan keamanan bersama”katanya.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile atau Call Center 123.

 

Penerbit :HalloKalbar.com