KABUPATEN MEMPAWAH – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah, Kalimantan Barat kembali menghadirkan layanan keimigrasian dengan konsep jemput bola melalui program Eazy Paspor.

Kali ini, layanan tersebut menyasar jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Mempawah. Pelayanan digelar di Kantor Kementerian Agama dan Haji Kabupaten Mempawah, Jalan Raden Kusno, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Dari total 72 permohonan yang diajukan melalui Kementerian Agama dan Haji Kabupaten Mempawah, sebanyak 63 pemohon telah mendapatkan pelayanan dengan rincian 27 laki-laki dan 36 perempuan.

Sementara empat pemohon tidak hadir. Empat lainnya memerlukan penanganan lebih lanjut, terdiri dari tiga pemohon dengan paspor rusak, satu pemohon karena duplikasi, dan satu pemohon untuk keperluan penambahan nama.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah Hartono mengatakan, layanan tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan dari Kantor Kementerian Agama dan Haji Kabupaten Mempawah untuk memfasilitasi pembuatan paspor bagi calon jemaah haji.

“Eazy Paspor ini merupakan upaya kami meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat,” kata Hartono.

Menurutnya, Eazy Paspor merupakan inovasi pelayanan paspor secara kolektif yang dilaksanakan di luar kantor Imigrasi. Dengan skema tersebut, masyarakat tidak perlu datang satu per satu ke kantor Imigrasi untuk mengurus dokumen perjalanan.

“Pemohon dapat mengajukan paspor secara kolektif. Ini menjadi salah satu bentuk pelayanan efektif sekaligus mendekatkan Imigrasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Pelayanan yang berlangsung selama satu hari itu sempat menghadapi kendala teknis berupa pemadaman listrik. Namun petugas tetap melanjutkan pelayanan dengan menggunakan genset sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

“Layanan jemput bola ini menjadi langkah kolaboratif untuk memastikan urusan administrasi keimigrasian calon jemaah haji dapat diselesaikan lebih mudah, cepat, dan terkoordinasi sebelum memasuki tahapan berikutnya dalam persiapan ibadah haji,” ungkap Hartono.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama dan Haji Kabupaten Mempawah Mulyadi menyampaikan apresiasi atas respons positif Kantor Imigrasi Mempawah terhadap permohonan layanan Eazy Paspor.

Ia menilai kemudahan tersebut sangat membantu calon jemaah haji, mengingat paspor merupakan salah satu dokumen wajib dalam proses keberangkatan ke Tanah Suci.

“Kalau setiap JCH mengurus paspor sendiri tentu membutuhkan waktu. Apalagi jika ada yang terlambat atau lengah mengurus paspor, hal itu bisa menghambat proses bio visa yang memiliki batas waktu ketika diproses di Kedutaan Besar Arab Saudi,” ujarnya.

Atas pertimbangan tersebut, pihaknya mengajukan permohonan layanan Eazy Paspor kepada Imigrasi Mempawah agar proses pembuatan paspor JCH dapat dilakukan secara kolektif.

“Alhamdulillah, permohonan kami mendapat respons positif dari Kantor Imigrasi Mempawah,” ungkap Mulyadi.

Ia menyebut pelaksanaan layanan Eazy Paspor tersebut turut melibatkan Bank Kalbar Cabang Mempawah. Mulyadi pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya pelayanan tersebut, khususnya Kantor Imigrasi Mempawah dan Bank Kalbar Cabang Mempawah.

Penebit :HalloKalbar.com