KABUPATEN MEMPAWAH— Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah menghadiri kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang dilaksanakan di MTsN 1 Mempawah pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini merupakan program Kementerian Agama yang dilaksanakan secara serentak di berbagai madrasah dan satuan pendidikan keagamaan di Kabupaten Mempawah sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas.

Pada pelaksanaan tahun 2026, sebanyak 601 paket bantuan disalurkan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas di Kabupaten Mempawah. Bantuan tersebut terdiri atas 320 paket dari Kementerian Agama, 100 paket dari Baznas Kabupaten Mempawah, serta 181 paket yang berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Pelaksanaan kegiatan di MTsN 1 Mempawah dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), guru, serta tenaga kependidikan MTsN 1 Mempawah. Pada lokasi tersebut, sekitar 50 penerima manfaat menerima bantuan dan santunan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah menyampaikan bahwa kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas merupakan wujud nyata kepedulian Kementerian Agama terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat kepedulian sosial, dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim serta saudara-saudara penyandang disabilitas. Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan menjadi berkah bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara jajaran Kementerian Agama, madrasah, pemerintah daerah, serta berbagai organisasi dan lembaga yang turut mendukung kegiatan sosial tersebut.

Kepala Kemenag Kabupaten Mempawah juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang harus terus dipelihara.

Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026, Kementerian Agama Kabupaten Mempawah berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang inklusif, peduli, dan penuh kasih sayang terhadap sesama.(yau)

Penerbit :HalloKalbar.com